Kamis, 25 Februari 2016

Evaluasi vs Menyesali

Sebuah pertanyaan........... pernahkah Anda menyesali pengambilan keputusan dan langkah  Anda ?

Kita tidak dapat memungkiri, diantara kita tentulah pernah menyesali sebuah keputusan yang hasilnya mungkin tak seperti yang kita inginkan meskipun kita telah kita pikirkan dalam-dalam, pikirkan masak-masak.   Tak perlulah kita merasa gundah dahulu dan tidak perlu kita perlu menyesali semua keputusan yang keputusan yang kita kita ambil dan jalani.

Cobalah untuk renungkan sejenak, waktu akan terus berjalan dan tidak akan memberikan kita jalan tuk kembali ke depan dengan kecepatannya tanpa penerimaan kita

Ketulusan dan Kesungguhan

Di kisahkan ada dua orang pemuda yang sedang mencari pekerjaan di kota. Karena, sulitnya mencari pekerjaan yang layak, memaksa mereka bekerja di sebuah proyek pembangunan untuk perumahan elite.  Namun, walaupun mereka bekerja di tempat yang sama, tugas yang mereka dapatkan berbeda.

Pemuda pertama dengan tubuh besarnya di suruh oleh mandor untuk mengerjakan pekerjaan yang terlihat mudah yaitu membuat beberapa pintu dan jendela yang terbuat dari kayu.  Dan, pemuda kedua yang terlihat lebih kecil dari pemuda pertama justru di suruh oleh mandor mengerjakan pekerjaan yang terlihat sulit yaitu menyusun batu bata dan mengaduk semen.
Mendengar apa yang di katakan pak mandor pemuda pertamapun merasa bahagia karena ia merasa pekerjaan yang di berikan terlalu mudah mengingat badannya yang besar sehingga menurutnya tidak perlu sungguh-sungguh dalam bekerja, sedangkan pemuda

SEPATU

Sepatu …..adalah  pasangan terbaik di Dunia…….

Tempat tinggalnya berdekatan
Selalu berdampingan kemanapun melangkah.
Bentuknya tak persis sama namun serasi.
Saat berjalan terlihat tak kompak tapi tujuannya sama.
Tak pernah gonta-ganti posisi, namun saling melengkapi.
Selalu sederajat tak ada yang merasa lebih rendah maupun lebih  tinggi.
Bila yang satu hilang yang lain tak memiliki arti.

SEPATU: SEjalan samPAi TUa, hingga maut yang memisahkan.